Departemen Keuangan Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Anggaran

Nota Keuangan APBN-P 2008 dan DATA POKOK APBN-P 2007 & 2008
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara - 7/16/2008 4:50:20 PM
Back

RINGKASAN EKSEKUTIF POKOK-POKOK PERUBAHAN ATAS APBN TAHUN 2008


Sejak ditetapkan dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2007, APBN Tahun Anggaran 2008, mendapat tekanan yang sangat berat dari perkembangan berbagai faktor internal maupun eksternal. Paling tidak terdapat enam faktor utama yang mempunyai dampak yang cukup signifikan terhadap APBN 2008. Pertama, kondisi perekonomian global diperkirakan mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi sebagai akibat dari krisis sektor perumahan (subprime mortgage) di Amerika Serikat yang meluas menjadi krisis di pasar keuangan internasional. Kondisi ini di samping akan membawa dampak pada penurunan penerimaan ekspor, diperkirakan juga akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kedua, kecenderungan naiknya harga minyak mentah di pasar dunia yang sangat tinggi (jauh di atas asumsi harga minyak yang digunakan dalam penyusunan APBN) akan berdampak secara cukup signifikan terhadap APBN, karena membengkaknya beban subsidi BBM dan subsidi listrik. Ketiga, adanya kecenderungan meningkatnya harga komoditas pangan dunia akan memberikan tekanan pada laju inflasi di dalam negeri, karena sebagian komoditas primer domestik berasal dari impor (imported inflation).

- Nota Keuangan APBN-P Tahun Anggaran 2008

- Data Pokok APBN-P 2007 dan APBN-P 2008