Implementasi Sistem Penghargaan dan Sanksi Tahun 2014
Kesekretariatan - 12/16/2014 2:24:15 PM
Sesuai dengan amanat pasal 16 UU Nomor 23 Tahun 2013 tentang APBN Tahun Anggaran 2014, pemerintah perlu menerapkan sistem penghargaan dan sanksi atas pelaksanaan anggaran belanja K/L tahun anggaran 2013
 

 
Nota Keuangan dan APBNP 2014
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Dalam rangka mengendalikan dan mengamankan pelaksanaan APBN tahun 2014 dan menjaga defisit APBN dalam batas yang aman, perlu dilakukan langkah-langkah konsolidasi fiskal, pada komponen-komponen utama APBN. Langkah tersebut meliputi optimalisasi penerimaan, baik pajak maupun bukan pajak; efisiensi dan pengendalian belanja negara; serta peningkatan kapasitas pembiayaan anggaran.
 

 

 
 
 
Penjualan Karbon Dikaji Masuk PNBP
Penerimaan Negara Bukan Pajak
Printable View

JAKARTA (SINDO)-Kementerian Kehutanan dan Kementerian Keuangan mengkaji kemungkinan masuknya pendapatan sekitar 20% dari penjualan karbon di wilayah konsesi hutan milik swasta dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Dari penjualan karbon di areal konsesinya, swasta akan memperoleh sekitar 60% dan sisanya masuk dalam kas daerah,”kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian kehutanan Hadi Daryanto di Jakarta kemarin. Menteri keuangan, kata Hadi, telah meminta Kementerian Kehutanan untuk membuat draf teknis tentang perdagangan karbon.

Sementara itu, pihaknya juga telah membuat draf untuk membentuk badan registrasi nasional yang akan mencatat transaksi karbon. Berkaitan PNBP, Hadi mengakui bahwa memang belum ada peraturan pemerintah tentang PNBP karbon. Meski demikian, Kementerian Kehutanan sudah menyurati Kementerian Keuangan untuk menerapkan PNBP karbon, termasuk merevisi tarif jasa lingkungan, PSDH,dana reboisasi,dan IHPH.

Dia mengatakan, Indonesia ingin membentuk pasar karbon sendiri, namun aturan mengenai hal itu belum ada.Apalagi, keberadaan pasar ini sangat tergantung pada permintaan dan kebutuhan. Karena itu, kata Hadi, transaksi perdagangan karbon sampai saat ini masih mengacu pada pasar karbon sukarela di Chicago,Amerika Serikat (AS).

Salah satu contoh transaksi karbon yang sudah pernah terjadi adalah ketika perusahaan keuangan dunia Merrill Lynch membeli karbon dari Aceh melalui Carbon Conservation. Pada peluncuran cagar karbon di Semenanjung Kampar seluas 15.000 hektare di kawasan HTI yang dikelola PT Putra Riau Perkasa (PRP) di Riau,

Sustainability Managing Director Asia Pulp & Paper (APP) Aida Greenbury mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Carbon Conservatioan akan mendukung anak perusahaannya membangun cagar karbon ini menjadi proyek pertama di dunia yang didanai swasta. Beberapa kajian telah dilaksanakan atas Kampar Carbon Reserve dan hasilnya meyakinkan APP bahwa wilayah di daerah kubah gambut Semenanjung Kampar ini merupakan wilayah yang unik dan perlu dilestarikan. (ant)

www.seputar-indonesia.com


 
 
                   
Copyright © 2005 Direktorat Jenderal Anggaran
Jalan Dr. Wahidin No. 1 Gedung Sutikno Slamet Lantai 4 Jakarta Pusat 10710
users online
Website ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Pusat Informasi dan Teknologi Keuangan untuk Direktorat Jenderal Anggaran












// -->