Penyusunan RKA-K/L TA 2015 Untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Kesekretariatan - 9/30/2014 6:18:34 PM
"Acara sosialisasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan konstitusi dalam rangka penyusunan Keppres tentang Rincian Anggaran Belanja Pemerintah Pusat", ungkap Dwi Pudjiastuti Handayani
 

 
Nota Keuangan dan RAPBN 2015
Kesekretariatan
Tahun 2015 merupakan tahun awal pelaksanaan RPJMN ketiga (2015-2019). Berlandaskan pada pelaksanaan, pencapaian, dan keberlanjutan RPJMN kedua (2009-2014), RPJMN ketiga tersebut difokuskan untuk lebih memantapkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang dengan menekankan pencapaian daya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas serta kemampuan ilmu dan teknologi yang terus meningkat. Dengan berbasis tujuan tersebut, serta dengan memperhatikan tantangan yang mungkin dihadapi, baik domestik maupun global, maka disusun perencanaan pembangunan tahunan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP.
 

 

 
 
 
Nota Keuangan dan APBN-P 2009
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Printable View

BAB I
PERKEMBANGAN ASUMSI DASAR APBN DAN
POKOK-POKOK KEBIJAKAN FISKAL TAHUN ANGGARAN 2009

1.1 Pendahuluan
Perkembangan ekonomi global selama tahun 2009 diperkirakan merupakan puncak krisis keuangan global yang ditandai oleh suramnya aktivitas ekonomi, perlemahan pasar modal, ketatnya likuiditas, penurunan volume perdagangan, dan perlambatan ekonomi di berbagai negara. Kondisi tersebut berdampak pada perkembangan perekonomian domestik karena keterkaitannya pada perekonomian global melalui hubungan perdagangan dan lalu lintas modal. Gejolak yang terjadi pada pasar modal negara maju telah menyebabkan perubahan preferensi investor untuk memindahkan dananya ke instrumen-instrumen investasi pemerintah di negara maju yang dinilai relatif lebih aman. Tekanan tersebut tidak saja menyebabkan gejolak di berbagai pasar modal negara berkembang, tetapi juga mengakibatkan semakin ketatnya likuiditas dana di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Perlambatan laju ekonomi dunia telah menyebabkan volume perdagangan dunia mengalami penurunan pada tingkat yang cukup tajam. Setelah mencapai ekspansi rata-rata 8,1 persen selama 5 tahun terakhir, pada tahun 2008 pertumbuhan volume perdagangan dunia menurun tajam menjadi hanya 4,1 persen. Indikasi merosotnya volume perdagangan dunia ini antara lain tercermin dari penurunan tajam Baltic Dry Index yang merupakan barometer volume perdagangan dunia. Pada bulan April tahun 2009, IMF memprediksikan laju pertumbuhan volume perdagangan anjlok sebesar minus 11,0 persen, suatu penurunan yang sangat besar dibandingkan dengan prediksi-prediksi yang dilakukan sebelumnya. Namun, pada tahun 2010 perdagangan dunia diperkirakan mulai pulih dengan pertumbuhan mencapai 0,6 persen.

Selengkapnya ...
Nota Keuangan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan Tahun Anggaran 2009 (download file : 888 kB)


Ringkasan Isi File :

BAB I : PERKEMBANGAN ASUMSI DASAR APBN DAN POKOK-POKOK KEBIJAKAN FISKAL TAHUN ANGGARAN 2009

BAB II : PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH

BAB III : PERKIRAAN REALISASI ANGGARAN BELANJA NEGARA

BAB IV : POKOK-POKOK PERUBAHAN DEFISIT DAN PEMBIAYAAN ANGGARAN


 
 
                   
Copyright 2005 Direktorat Jenderal Anggaran
Jalan Dr. Wahidin No. 1 Gedung Sutikno Slamet Lantai 4 Jakarta Pusat 10710
users online
Website ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Pusat Informasi dan Teknologi Keuangan untuk Direktorat Jenderal Anggaran












// -->