Jawaban Pemerintah Atas Pemandangan Umum DPR RI Terhadap RUU APBN 2015
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara - 8/25/2014 1:33:48 PM
Menteri Keuangan telah menyampaikan pidato Jawaban Pemerintah Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPR-RI Terhadap RUU Tentang APBN 2015 Beserta Nota Keuangannya dalam Rapat Paripurna DPR-RI pada Hari Kamis, tanggal 21 Agustus 2014
 

 
Nota Keuangan dan RAPBN 2015
Kesekretariatan
Tahun 2015 merupakan tahun awal pelaksanaan RPJMN ketiga (2015-2019). Berlandaskan pada pelaksanaan, pencapaian, dan keberlanjutan RPJMN kedua (2009-2014), RPJMN ketiga tersebut difokuskan untuk lebih memantapkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang dengan menekankan pencapaian daya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas serta kemampuan ilmu dan teknologi yang terus meningkat. Dengan berbasis tujuan tersebut, serta dengan memperhatikan tantangan yang mungkin dihadapi, baik domestik maupun global, maka disusun perencanaan pembangunan tahunan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP.
 

 

 
 
 
Laporan Keuangan Badan Layanan Umum Dipertanyakan
Kesekretariatan
Printable View

Jakarta : Komisi Keuangan DPR RI mempertanyakan sistem akuntasi keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Standar akuntasi dalam BLU adalah standar akuntasi keuangan komersial. Padahal laporan keuangan dan kinerja BLU terintegrasi dengan laporan keuangan kementerian/lembaga teknis terkait.

"Standar akuntansi yang digunakan BLU harus jelas. Standar akuntansi komersial atau pemerintah," kata anggota Komisi Keuangan DPR RI dari Fraksi PKS Rama Pratama dalam rapat dengar pendapat dengan tentang pengelolaan Badan Layanan Umum di gedung DPR/MPR RI, Kamis malam (22/3).

Dia khawatir hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan kembali beropini disclaimer dengan adanya ketidakjelasan tersebut. BPK, kata dia, selama ini mengaudit laporan keuangan pemerintah pusat dengan standar akuntasi keuangan pemerintah. "Nanti BPK menyatakan disclaimer lagi dan harus melakukan investigasi untuk itu," ujarnya.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Herry Purnomo menyatakan Rencana kerja anggaran, laporan keuangan dan kinerja BLU masuk dalam laporan keuangan dan kinerja kementerian/lembaga terkait. Namun, dalam daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) BLU lebih fleksibel dibandingkan kementerian/lembaga.

Dia mengatakan pada akhir tahun anggaran pengelola keuangan BLU wajib mempertanggungjawabkan melalui laporan keungan perdasarkan standar akuntasi perusahaan dan bisa diaudit akuntan publik.

Finalisasinya, ujar dia, laporan keuangan tersebut akan diintegrasikan dengan laporan keuangan kementerian/lembaga. "Sehingga pemeriksaan bisa diperluas oleh BPK dan Irjen departemen," kata Herry dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Keuangan DPR RI tentang pengelolaan Badan Layanan UMum di gedung DPR/MPR RI, Kamis malam (22/3).

Herry menegaskan, standar akuntasi keuangan komersial yang digunakan BLU dikonsolidasikan dengan standar akuntansi keuangan pemerintah. "Konversi-konversinya sedang disiapkan rambu-rambunya. Pemerintah masih butuh masukan untuk penyempurnaan," katanya.

(KURNIASIH BUDI) (http://www.tempointeraktif.com/Kamis, 22 Maret 2007 )


 
 
                   
Copyright 2005 Direktorat Jenderal Anggaran
Jalan Dr. Wahidin No. 1 Gedung Sutikno Slamet Lantai 4 Jakarta Pusat 10710
users online
Website ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Pusat Informasi dan Teknologi Keuangan untuk Direktorat Jenderal Anggaran












// -->