PMK No. 10 Tahun 2017 tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2017 dapat diunduh disini




Alokasi Anggaran 2013 dan Integrasi RKAKL DIPA





Proses penyusunan Rancangan APBN 2013 telah memasuki tahap akhir yang ditandai dengan pengesahan RUU APBN 2013 oleh Pemerintah dan DPR tanggal 23 Oktober 2012. Untuk mensosialisasikan alokasi anggaran 2013 kepada Kementerian Lembaga (K/L), bertempat di auditorium Dhanapala Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) mengumpulkan seluruh K/L dalam acara sosialisasi Alokasi Anggaran dan Integrasi Rencana Kerja dan Anggaran K/L (RKA-KL) dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2013 .

Acara sosialisasi dihadiri oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebagai Keynote Speaker, Direktur Jenderal Anggaran, dan perwakilan seluruh K/L. Menteri Keuangan menilai bahwa acara sosialisasi yang diselenggarakan DJA merupakan hal yang strategis dalam tahapan siklus penganggaran yaitu tahap penetapan alokasi anggaran dan penyusunan dokumen pelaksanaan anggaran.

Menteri Keuangan meminta kepada seluruh K/L untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan anggaran tahun 2013. Menteri Keuangan menekankan beberapa hal yang harus dibatasi dalam pelaksanaan APBN 2013 yaitu kegiatan pejalanan dinas, pembentukan tim yang mensyaratkan honor, pelaksanaan rapat dinas, rapat kerja, seminar, pengadaan kendaraan dinas dan pembangunan gedung baru.

Hal lain yang disampaikan Menteri Keuangan adalah tentang pengalihan kewenangan pengesahan DIPA dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan kepada Direktorat Jenderal Anggaran. Maksud dari pengalihan ini adalah untuk menyederhanakan proses pengurusan RKA-KL dan DIPA sehingga memudahkan stakeholders dalam pengurusan RKA-KL dan DIPA nya. Dengan adanya integrasi RKA-KL dan DIPA diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya pengurusan kedua dokumen tersebut.

Terakhir Menteri Keuangan memberi arahan mengenai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). Menteri mengharapkan agar APIP dapat berperan secara aktif dalam penghitungan dan penentuan target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang direncanakan. Dalam pelaksanaannya APIP diharapkan dapat melakukan pengawasan secara intens terkait pemungutan, penyetoran, dan penggunaan atas PNBP yang dihasilkan. Menurut Menteri Keuangan hal ini penting dilakukan mengingat Badan Pemeriksa Keuangan masih menemukan berbagai permasalahan pengelolaan PNBP K/L.

Mendukung penjelasan Menteri Keuangan, Direktur Jenderal Anggaran Herry Purnomo menyampaikan berbagai kebijakan terkait alokasi anggaran tahun 2013. Sesi kedua acara sosialisasi diisi dengan pemaparan mengenai penyelesaian DIPA 2013 oleh Direktur Sistem Penganggaran Rakhmat.
(RA)

30/10/2012 10:28:54




Liputan


Daulat Rakyat atas APBN Semakin Cepat Melalui Teknologi Informasi



Batas Akhir Revisi Anggaran Usul Penggunaan Dana Keluaran (Output) Cadangan



Konsolidasi Untuk Mewujudkan Zona Integritas



DJA Menyapa : Misi Pemerataan Edukasi APBN



APBN yang Lebih Kredibel dan Berkualitas di Tengah Ketidakpastian Global



DJA Perkuat Kerangka Transparansi Fiskal



Focus Group Discussion Kerja Sama DJA dengan BPJS Kesehatan



Kesinambungan Program Pensiun dan Layanan Kesehatan



Kerangka Jaminan Sosial Seharusnya Efektif



Perdalam Ilmu Penganggaran, Mahasiswa UNTAG Cirebon Kunjungi DJA



Perencanaan yang Baik, Pelaksanaan yan Akuntabel, Pelaporan yang WTP



Selalu Siap Untuk Melakukan Perubahan



Strategi Komunikasi dan Pendidikan Budaya Anti Korupsi DJA



DJA : Menuju Organisasi Modern



Dirjen Anggaran Lantik 44 Pejabat Eselon III dan IV






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN




Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011