Selasa, 29 Juli 2014

Klik di sini untuk mengunduh materi Sosialisasi PMK Petunjuk Penyusunan-Penelaahan dan Aplikasi RKAKL 2015 (Dhanapala Ballroom, 8 Juli 2014) ### Kemenkeu akan mencanangkan "Hari Kualitas Pelayanan Publik Indonesia" tanggal 18 Juli 2014 pukul 08.00 di Aula Mezanine Gedung Djuanda I, Klik di sini Untuk melihat Videostreaming Acara Tersebut




Aparat Pemeriksa dikumpulkan




Standar Biaya sebagai acuan perhitungan kebutuhan anggaran dalam RKA-KL masih sering menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaan belanja K/L. Permasalah yang timbul sering menjadi temuan aparat pemeriksa. Untuk mencari solusi permasalahan ini, Direktorat Jenderal Anggaran mengadakan Focus Group Discuss (FGD) dengan tema "Penyempurnaan Standar Biaya Dengan Aparat Pemeriksa". FGD di Hotel Lumire Jakarta Pusat selama dua hari, tanggal 28-29 Desember 2011. Sebanyak 72 K/L mengirimkan aparat pemeriksanya pada acara ini.

Penyamaan persepsi terhadap Standar Biaya sebagai benchmark standar audit bagi fungsional pengawas merupakan fokus kegiatan. Kepala Subdit Standar Biaya Direktorat Jenderal Anggaran, Langgeng Suwito mengatakan "Kegiatan ini hanya melibatkan unsur pengawas atau aparat pemeriksa di Kementerian Negara/Lembaga karena aparat pemeriksa di Kementerian Negara/Lembaga memiliki peran yang strategis untuk turut mengamankan, menjaga, mendorong agar pelaksanaan pengelolaan keuangan negara yang ada di Kementerian Negara/Lembaga dapat dilaksanakan sebagaimana yang telah diamanatkan oleh undang-undang nomor 17 tahun 2003. APBN harus dikelola secara tertib, taat hukum, efisien, ekonomis, efektif dengan menjaga asas keberadilan sehingga dapat mencapai tujuan pelaksanaan APBN", sambung Langgeng Suwito.

Maksud dan tujuan dari FGD untuk menyampaikan informasi mengenai standar biaya yang telah ditetapkan dalam PMK nomor 84 tahun 2011 yang berlaku untuk tahun anggaran 2012. Disamping itu, persepsi yang sama harus dibangun antara pengguna standar biaya sebagai benchmark untuk dasar audit dan DJA yang menetapkan/ memformulasikan kebijakan standar biaya. Hal ini akan meminimalisir perbedaan pendapat pada saat pelaksanaan anggaran. Selain itu, kegiatan ini juga mengharapkan dapat menjaring masukan dari K/L terkait rencana penyusunan Standar Biaya TA 2013.

Materi FGD yang paling menarik perhatian peserta adalah penjelasan standar biaya perjalanan dinas, pemeliharaan, penjelasan standar biaya pengadaan barang dan Jasa, penjelasan standar biaya honorarium dan petunjuk teknis pelaksanaan Standar Biaya Khusus.

"Setelah FGD ini akan dilakukan langkah-langkah lebih lanjut berupa proses learning and capacity building, serta langkah substantif yaitu pengembangan metode teknis untuk menghasilkan Standar Biaya yang lebih mewakili", pungkas Langgeng.
(FK-FA)


12/30/2011 3:24:45 PM




Liputan


Diskusi dan Bedah buku Praktik Penyusunan APBN di Indonesia



Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan T.A 2014



Pagu Anggaran Kementerian Negara/Lembaga tahun 2015



Penyusunan RKA-K/L yang Mudah, Simple dan Akuntabel



Aplikasi RKA-K/L Online Demi Penelaahan Yang Lebih Efisien



Laporan Pemerintah tentang Pelaksanaan APBN Semester I T.A 2014



Perencanaan Keuangan utk Profesionalisme Pegawai DJA



Selangkah Lebih Maju Melalui Penataan Arsitektur Dan Informasi Kinerja



Awal Pembangunan Sistem IT Migas Terpadu



Dari Kampus "Melihat Dari Dekat Praktik Penganggaran"



Peningkatan Kualitas Penganggaran Melalui Penerapan Standar Biaya



Training of Trainer Aplikasi SPAN Hyperion



Nota Keuangan dan RAPBNP 2014



Kemenkeu Terbitkan Payung Hukum Pembayaran PNBP secara Online



Perbaikan Kualitas Penganggaran Melalui Implementasi Standar Biaya






 



Statistik Website




Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011