Anda sedang mengakses website portal DJA lama, website portal DJA baru cek di sini. Pengumuman : Implementasi Aplikasi SAKTI Web dalam proses Revisi DIPA TA 2020 dapat di-unduh di sini.




PEREKONOMIAN INDONESIA YANG POSITIF DI TENGAH PERLAMBATAN EKONOMI GLOBAL






Jakarta, 07/01/2020 Direktorat Jenderal Anggaran - Tahun 2019 merupakan tahun yang penuh dengan bayangan suram perekonomian global. Namun demikian, perekonomian Indonesia mampu menunjukkan ketahanannya dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan stabil pada kisaran 5% dengan didukung inflasi yang rendah, nilai tukar yang terkendali serta yield surat utang negara yang menurun.

"Indonesia, dengan tekanan dan global economic environment yang tidak kondusif di tahun 2019 tadi, tetap mampu menjaga pertumbuhan kita di atas 5%. Kalau kita lihat dari komponen memang karena domestik, di mana kita terutama untuk konsumsi, tetap bisa bertahan 3 kuartal berturut-turut tumbuh di atas 5%. Inflasi yang rendah menyebabkan daya beli masyarakat tetap terjaga. Kalau kita lihat konsumsi pemerintah juga memberikan support untuk penurunan ekonomi ini," jelas Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat Konferesi Pers di Aula Djuanda 1 Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (07/01).

Fokus utama pencapaian pemerintah dalam prioritas pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat didukung penuh dengan bauran kebijakan fiskal yang efektif. Hal ini merupakan strategi pemerintah dalam menjaga momentum positif pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makroekonomi dengan penggelontoran instrumen countercyclical sebagai langkah dukungan nyata APBN 2019.

Pada sisi penerimaan perpajakan, walaupun ada tekanan perlambatan perekonomian, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tetap memihak pada dunia usaha yang masih bersemangat untuk selalu berkembang, yaitu dengan konsistensi pemberian insentif pajak yang akan memberikan rangsangan baik bagi pelaku usaha.

Dukungan sisi belanja negara yang produktif dan optimal difokuskan untuk meningkatkan area perlindungan sosial bagi masyarakat luas, menunjang pembangunan infrastruktur untuk mempermudah sisi konektivitas dan aktivitas masyarakat, serta memperbaiki kesejahteraan dan menciptakan keadilan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini telah menimbulkan efek yang positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi baik di sisi mikro maupun makro.

Pembiayaan anggaran yang efisien digunakan oleh pemerintah khususnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pendanaan sektor pendidikan yang selanjutnya telah memacu peningkatan lalu lintas orang dan barang sebagai dukungan baik bagi perekonomian serta peningkatan kualitas SDM Indonesia yang diharapkan akan menjadi semakin unggul.

Di lihat dari sisi realisasi selama 2019, pendapatan negara mencapai Rp1.957,2 triliun atau 90,4% dari target APBN tahun 2019. Realisasi tersebut tumbuh 0,7% dibandingkan dengan capaian tahun 2018. Selanjutnya, realisasi belanja negara mencapai Rp2.310,2 triliun atau 93,9% dari target APBN tahun 2019, atau tumbuh 4,4% dari realisasinya di tahun 2018.

Berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja negara tersebut, defisit anggaran tahun 2019 mencapai sebesar Rp353 triliun (2,2% dari PDB). Defisit ini hanya sedikit lebih lebar dibandingkan dengan target awal 1,84% dari PDB dan masih dalam batas yang diamanatkan dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

Fundamental perekonomian yang baik selama tahun 2019 dan tren perbaikan yang mulai tampak Akan dijadikan modal kuat dalam menghadapi tahun 2020 dengan terus melakukan reformasi diberbagai aspek untuk memperkuat ketahanan dan daya saing ekonomi nasional. “Kita berharap fundamental ekonomi 2019 yang tetap terjaga ini akan mendapatkan momentum yang lebih positif untuk masuk tahun 2020 dan tentu reformasi diharapkan akan makin meningkatkan confidence terhadap ekonomi Indonesia,” tambah Menkeu. Namun demikian, Pemerintah tetap mewaspadai situasi perekonomian global tahun 2019 dengan risiko ketidakpastian yang tinggi yang berpotensi berlanjut di tahun 2020, terutama dinamika perang dagang dan tensi geopolitik yang meningkat. (ath)


klik untuk mengunduh:
REALISASI SEMENTARA APBN 2019


07/01/2020 19:04:24




Liputan


OPEN BUDGET SURVEY 2019: INDONESIA RAIH PERINGKAT 18 DARI 117 NEGARA



KEBIJAKAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENANGANAN COVID-19



STRATEGI APBN DI TENGAH BENCANA COVID-19 DAN RISIKO RESESI EKONOMI GLOBAL



KLARIFIKASI PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN DITJEN ANGGARAN



MENJAGA DAN MENGELOLA APBN DI TENGAH TEKANAN PANDEMI COVID-19



PELANTIKAN PEJABAT ADMINISTRATOR DAN FUNGSIONAL ANALIS ANGGARAN



PEMERINTAH TAMBAH PENERIMA KARTU SEMBAKO SAMPAI 20 JT PENERIMA



HADAPI DAMPAK COVID PADA SEKTOR INFORMAL, PEMERINTAH TAMBAH KARTU PRAKERJA



PERUBAHAN POSTUR DAN RINCIAN APBN 2020 DI MASA PANDEMI COVID-19



KAK: KELAS APBN KITA



PENGUATAN PERLINDUNGAN SOSIAL DAN STIMULUS EKONOMI HADAPI COVID-19.



PERPPU KEBIJAKAN KEUANGAN NEGARA DAN STABILITAS SISTEM KEUANGAN



TANGGAP COVID-19 UNTUK PEGAWAI DAN STAKEHOLDER DITJEN ANGGARAN



FGD UJI PUBLIK RPP PNBP



SINERGI LEBIH BAIK, TINGKATKAN KUALITAS PERENCANAAN PENGANGGARAN






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN


DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN
Gedung Sutikno Slamet Jalan DR. Wahidin Nomor 1 Jakarta 10710 Kotak Pos 2435 telepon 021-3868085 Whatsapp: +628118300931 email: pusatlayanan.dja@kemenkeu.go.id
Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru




Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011