Bahan Internalisasi Penelaahan Pada Level Detil dan Penyusunan PM pada Tahap Alokasi Anggaran, dapat di-unduh di sini




Sinergi Kebijakan Pusat Dan Daerah, Indikator Kesejahteraan Positif





Semarang - Jawa Tengah merupakan provinsi yang sangat berhasil dalam menurunkan angka kemiskinan, bahkan pada periode 2017, tercatat sebagai provinsi dengan penurunan angka kemiskinan terbaik kedua secara nasional. Hal itu tidak terlepas dari program program dan sinergi kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Sebagai salah satu bentuk sharing informasi dan juga pembelajaran APBN serta program dan capaian pemerintah, maka Direktorat Jenderal Anggaran menggelar program tahunan Budget Goes to Campus di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro Semarang pada hari Rabu, 14 November 2018 di Auditorium Laboratorium Kewirausahaan. Dalam forum yang digelar secara panel tersebut, menghadirkan narasumber dari para pelaku penyusunan APBN, sedangkan peserta berasal dari Fakultas Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Negeri Semarang, serta Perguruan tinggi swasta baik dari Semarang maupun daerah sekitar seperti Pekalongan, dengan berbagai latar belakang jurusan maupun strata (S1,S2, dan S3).

Pembukaan dilakukan oleh Wakil Dekan Riset dan Inovasi, Firmansyah, di hadapan peserta yang berjumlah 223 orang.

“Hari ini adalah hari yang spesial, karena saya jarang sekali berbaju batik di fakultas ini. Tentu saja, (hari ini) jangan terlewatkan kesempatan yang baik bagi para mahasiswa untuk mendapatkan jawaban pertanyaan-pertanyaan dari pelaku secara langsung” ungkap Pria yang bergelar Doktor ini dengan gaya nyentrik dan khasnya dalam pidato pembukaan.

Setelah diselingi kuis APBN yang menjadi penyegar ingatan peserta, maka acara diskusi panel dimulai yang dimoderatori oleh Iman Tri Mulya. Narasumber pertama, Raden Agus Sudrajat, membawakan alur perencanaan APBN.

“Proses teknokratis, politis, dan birokratis penyusunan APBN selalu didasarkan pada konstitusi”, ungkap Pria yang saat ini membidani penyusunan belanja pegawai.

Selanjutnya Dyah Kusumawati, Kasubdit Penyusunan Pembiayaan Anggaran dan Perhitungan Risiko Fiskal menyampaikan pokok pokok APBN 2019 yang baru dua minggu lalu ditetapkan oleh DPR RI. Perempuan kelahiran Semarang ini menjelaskan arti Sehat, Adil, dan Mandiri yang menjadi ciri APBN 2019 serta beberapa program prioritas tahun 2019. Setelah itu, Sesi penyampaian materi dilakukan oleh I.G.A Krisna Murti dengan tema capaian pengelolaan kebijakan fiskal 2014-2018. Pria yang menggawangi transparansi anggaran ini secara interaktif mengajak peserta membaca capaian-capaian pada slide secara bersama sama. Tampak Indikator kesejahteraan (tingkat kemiskinan, tingkat penganguran, rasio gini, dan IPM) menunjukkan angka positif.



Usai sesi penyampaian materi, acara dialog digelar dan disambut sangat antusias oleh para peserta. Beberapa pertanyaan diantaranya. Robinson, mahasiswa pascasarjana menyoroti proses alur penyusunan APBN serta penyampaian statistik data APBN. Sedangkan Zainul Hasan, menyoroti dana kelurahan dan fenomena twin deficit yang terjadi sejak tahun 2012 dan upaya pemerintah dalam mengatasinya. Para narasumber langsung memberikan jawaban kepada peserta. (papbn)


15/11/2018 14:50:36




Liputan


UU No 12 tahun 2018 tentang APBN 2019



Implementasi Single Source Database PNBP



Sosialisasi UU nomor 9 tahun 2018 : Era Baru Tata Kelola PNBP



Implementasi Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan Yang Lebih Baik



Implementasi Kebijakan Pemberian Insentif 2018 Atas Kinerja Anggaran K/L 2017



BLC Untuk Lebih Memahami Kebijakan Penganggaran



Peningkatan Kualitas Pengelolaan PNBP



Lombok, Sudah Bangkit!



Pelantikan jabatan Fungsional Analis Anggaran



Peningkatan Kualitas Pengelolaan PNBP pasca Penetapan UU PNBP



Penghargaan Menteri Keuangan Untuk Pegawai DJA



Meningkatkan Efektivitas Penganggaran BA BUN



Menuju Implementasi Value For Money



Fokus Belanja Dalam Rancangan APBN 2019



Reformasi Program Pensiun PNS






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN




Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011