Bahan Paparan PMK Revisi 2019 dapat di-unduh di sini




Laporan Pemerintah Tentang Pelaksanaan APBN Semester I T.A. 2018




Jakarta - Realisasi APBN tahun 2018 pada semester I menunjukkan kinerja yang cukup baik. Kondisi riil pertumbuhan ekonomi semester I 2018 diperkirakan mencapai 5,1 persen terutama didukung peningkatan investasi dan perdagangan internasional. Kinerja APBN dalam semester I 2018 menunjukkan peningkatan dan arah yang tepat, baik disisi pencapaian ekonomi makro maupun besaran-besaran Postur APBN. Hal ini ditandai dengan penerimaan perpajakan tumbuh 14,3 persen, PNBP tumbuh 21,0 persen, penyerapan belanja K/L sebesar 34,9 persen dari pagu, penyerapan transfer ke daerah dan dana desa sebesar 50,3 persen dari pagu, defisit sebesar 0,75 persen, dan keseimbangan primer sebesar Rp10,0 triliun. Dengan demikian, sejalan dengan perkembangan ekonomi makro, realisasi semester I APBN tahun 2018 menunjukkan kinerja yang cukup baik, yang ditandai dengan penerimaan tetap meningkat, daya serap belanja lebih baik, defisit anggaran lebih rendah, primary balance yang surplus, dan pembiayaan anggaran dapat dikurangi.

Outlook APBN tahun 2018 diperkirakan tetap terjaga dari yang direncanakan. Penerimaan perpajakan diperkirakan akan sedikit lebih rendah dari targetnya. Namun, di sisi lain, penerimaan PNBP akan melebihi targetnya dalam APBN Tahun 2018. Belanja negara diperkirakan sedikit lebih rendah, dimana penyerapan belanja K/L diperkirakan sebesar 96 persen dari pagunya dan belanja non K/L diperkirakan lebih tinggi dengan meningkatnya beberapa indikator ekonomi makro seperti ICP dan pelemahan nilai tukar rupiah. Transfer ke daerah dan Dana Desa diperkirakan realisasinya mendekati targetnya dalam APBN Tahun 2018. Dengan demikian, defisit anggaran diperkirakan sebesar 2,12 persen terhadap PDB, lebih rendah dari targetnya dalam APBN Tahun 2018. Dengan melihat kinerja APBN di semester I serta perkiraan capaian di semester II, outlook APBN Tahun 2018 dapat tetap terjaga, yang ditandai dengan tercapainya target penerimaan, penyerapan belanja yang optimal, serta defisit diperkirakan lebih rendah dari target APBN Tahun 2018.

Selengkapnya :

Laporan Pemerintah tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Semester Pertama Tahun Anggaran 2018


18/07/2018 10:01:30




Liputan


SERI #5: BELANJA PERLINDUNGAN SOSIAL
NEGARA HADIR MENSEJAHTERAKAN KELUARGA MISKIN



BUDGET GOES TO CAMPUS INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR



DATAQUEST FOR BETTER BUDGET



SERI #4: Kepoin #Anggaran Kita:
Jembatan Keren dari Aceh sampai Papua



TINGKATKAN PEMAHAMAN ANGGARAN MELALUI BIMTEK SEKTORAL



IMPLEMENTASI COWORKING SPACE DI MERCEDES-BENZ DISTRIBUTION INDONESIA



SERI #3: BELANJA KETAHANAN PANGAN PROGRAM BANTUAN PREMI ASURANSI NELAYAN (BPAN)



SERI #2: BELANJA KETAHANAN PANGAN
MENUJU LUMBUNG PANGAN DUNIA 2045



THE 2ND KIPF-OECD-ADB ROUNDTABLE OF THE NETWORK ON FISCAL RELATIONS IN ASIA



SOSIALISASI TATA CARA REVISI ANGGARAN TA 2019



HIBAH BARANG MILIK NEGARA KEPADA YAYASAN DARUL QUR'AN WAL IRSYAD



SOSIALISASI REVIEW ANGKA DASAR PAGU INDIKATIF TA 2020



OPEN DATA DAY 2019 : DATA QUEST UNTUK APBN YANG LEBIH BAIK



BUDGET GOES TO CAMPUS DI TANAH BORNEO



Menanamkan Rasa Ikut Memiliki APBN kepada Generasi Penerus






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN


DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN
Gedung Sutikno Slamet Jalan DR. Wahidin Nomor 1 Jakarta 10710 Kotak Pos 2435 telepon 021-3868085 email: pusatlayanan.dja@kemenkeu.go.id
Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru




Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011