Bahan Internalisasi Review Angka Dasar Pagu Indikatif 2020 dapat di-unduh di sini




BGTC 2018 : APBN Untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing




Jakarta - Dalam rangka edukasi APBN berkelanjutan, pada hari Rabu (11/7) diselenggarakan Budget Goes to Campus (BGTC) 2018. Kegiatan BGTC kali ini diselenggarakan di Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Sekitar 800 peserta yang mengikuti BGTC ini adalah mahasiswa D1, D3, dan D4 STAN.

Direktur PKN STAN Rahmadi Murwanto membuka acara yang diselenggarakan di Gedung G Kampus PKN STAN ini. Dalam sambutannya, Rahmadi mengajak seluruh peserta untuk memahami kerangka logia berpikir tentang bagaimana pengalokasian anggaran itu dapat mendorong investasi dan daya saing. Hal ini sesuai dengan tema BGTC kali ini yaitu “APBN untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing”.

“Banyak hal yang tidak diajarkan di kelas. Perlu dipahami kerangka logika berpikirnya seperti apa. Bagaimana pengalokasian anggaran itu dilakukan agar niat untuk mendorong investasi dan daya saing itu dapat dicapai”, pesannya kepada peserta BGTC.

Mengawali sesi paparan, Kasubdit Data dan Dukungan Teknis Penyusunan APBN Wawan Sunarjo menyampaikan fungsi APBN, siklus penyusunan APBN, serta perubahan format dan struktur APBN.


Pada sesi selanjutnya, Kasubdit Analisis Ekonomi Makro dan Pendapatan Negara Kurnia Chairi mnyampaikan materi mengenai Asumsi Dasar Ekonomi Makro sebagai indikator utama sebagai acuan dalam penyusunan besaran APBN. Pergerakan Asumsi Dasar Ekonomi Makro akan mempengaruhi komponen Posstur APBN lainnya.

Kepala Seksi Penyusunan Anggaran Belanja Barang dan Modal Evi Subardi melanjutkan paparan berikutnya. Evi memaparkan mengenai kebutuhan pembiayaan infrastruktur 2015 – 2019 terutama terkait dengan investasi publik dan sumber pembiayaannya. Evi juga menjelaskan mengenai gambaran umum kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha dalam menyediakan infrastruktur untuk kepentingan umum.

Pemaparan selanjutnya oleh Kepala Seksi Penyusunan Anggaran Transfer ke Daerah I Rice Krisnawati. Rice menyampaikan paparan mengenai alokasi tansfer ke daerah dan Dana Desa pada APBN 2018. Rice menjelaskan tujuan alokasi transfer ke daerah dan dana desa diantaranya fokus untuk meningkatkan kualitas layanan publik di daerah, menciptakan ksempatan kerja, mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan antardaerah.

Paparan terakhir disampaikan oleh Kepala Seksi Penyusunan Pembiayaan Non Utang Aksa Nugraha. Aksa memaparkan mengenai pembiayaan dalam APBN, mengapa pembiayaan itu dibutuhkan dan mekanisme pembiayaan yang digunakan. (cys)



12/07/2018 11:49:52




Liputan


Menanamkan Rasa Ikut Memiliki APBN kepada Generasi Penerus



Peer-to-Peer Learning Seminar on Infrastructure Development, Financing and Governance in Asia



Pembanguanan Zona Integritas di Direktorat Anggaran Bidang Ekontim



KUNJUNGAN MAHASISWA UMM - PERAN PEMERINTAH HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0



OPTIMALISASI PELAKSANAAN EVALUASI KINERJA ANGGARAN K/L



PENERIMAAN NEGARA TEMBUS 102%



FGD PENGELOLAAN PNBP PASCA PENETAPAN UU NOMOR 9 TAHUN 2018 TENTANG PNBP



Seminar Hasil Public Expenditure Review (PER) Tahap III Bidang Pendidikan



Health Sector Public Expenditure Review (PER) Tahap III



Knowledge Transfer APBN dengan Guru Ekonomi SMA/MA se kota Palembang



Lokakarya Perencanaan Anggaran



Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2018 : Era Baru Tata Kelola PNBP



DJA Berpartisipasi dalam "The 2018 PEMNA B-CoP Meeting" di Thailand



APBN Untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing Melalui Pembangunan SDM



UU No 12 tahun 2018 tentang APBN 2019






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN


DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN
Gedung Sutikno Slamet Jalan DR. Wahidin Nomor 1 Jakarta 10710 Kotak Pos 2435 telepon 021-3868085 email: pusatlayanan.dja@kemenkeu.go.id
Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru




Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011