Bahan Internalisasi Penelaahan Pada Level Detil dan Penyusunan PM pada Tahap Alokasi Anggaran, dapat di-unduh di sini




Mengevaluasi dan Menyiapkan Langkah-Langkah Perbaikan




Jakarta - Pada Jum’at (19/1), Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Terbatas membahas beberapa hal terkait tugas dan fungsi DJA. Rapat pimpinan ini diselenggarakan dalam rangka melakukan evaluasi mengenai apa yang telah dilaksanakan pada tahun 2017 dan langkah-langkah yang akan diambil untuk pebaikan di tahun 2018.


Dalam arahannya, Direktur Jenderal Askolani menegaskan pentingnya topik diskusi yang diselenggarakan dan mengajak seluruh peserta untuk fokus dan memahami substansi, mengklarifikasi dan memberi masukan, dan punya niat untuk melakukan perbaikan dan perubahan.

Askolani juga menyampaikan pentingnya seluruh unit agar solid dan bersinergi sehingga dapat melakukan perbaikan atas evaluasi yang dilaksanakan. “Makanya semua harus solid. Jadi, tuas ini bukasn tugas direktorat tertentu, tapi terkait dengan seluruh direktorat, sehingga kita perlu sharing ilmu yang aktual dan valid terkait tusi kita”, tuturnya.

Beberapa hal yang telah diselesaikan di tahun 2017 di antaranya adalah pada tahun 2017, telah menyelesaikan pembahasan APBNP 2017 dengan lancar. Kedua, menyelesaikan pemantauan dan evaluasi APBN tahun 2017 dengan Asset Liability Management (ALM). Dari sisi penerimaan APBN dapat ditingkatkan sehingga naik sampai 18% dari target APBNP. Ketiga, menjaga efektifitas dan efisiensi belanja K/L maupun non K/L sehingga dapat mempertahankan kredibilitas fiskal, kredibilitas pemerintah, dan kredibilitas Kementerian Keuangan.

Askolani juga menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kinerja di tahun 2018, Menteri Keuangan meminta DJA untuk mengevaluasi efektifitas belanja K/L, mengevaluasi belanja pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, dan infrastruktur.

Dapat kami sampaikan bahwa dalam Rapat Pimpinan ini dibahas mengenai Penajaman Kualitas Pendidikan, Kesehatan, Bansos, Infrastruktur, Evaluasi 2017-2019, Mewujudkan APBN berkualitas melalui Efisiensi dan efektifitas belanja negara, Pending Issue , peraturan/ kebijakan penganggaran K/ L yang berimplikasi APBN 2018-2019, Perbaikan Perencanaan Penganggaran, Mekanisme, Substansi, Dokumentasi, IT, Antisipasi dan Koordinasi Sistem Informasi Perencanaan/ Penganggaran Bappenas, dan Penyusunan Pagu Indikatif 2019 yang Lebih Baik, dan Persiapan dan Antisipasi Penganggaran 2019. (cys)


22/01/2018 16:23:29




Liputan


Reformasi Program Pensiun PNS



Tingkatkan Pemahaman Mitra Kerja melalui Bimbingan Teknis Sektoral



Kenali, Hindari, dan Laporkan



Dirjen Anggaran Tegaskan Peran APIP Dalam Pengawasan Pengelolaan PNBP



Evaluasi Kinerja Anggaran Untuk Memperbaiki Kinerja dan Alokasi Menuju Efisiensi



UU PNBP : Optimalisasi, Penyederhanaan, dan Tata Kelola



Sosialisasi Kebijakan Penganggaran dan Aplikasi SATUANGGARAN



UNDANG-UNDANG NOMOR 9 TAHUN 2018 TENTANG PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK



Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi



Jawaban Pemerintah Atas Pemandangan Fraksi-Fraksi Terhadap NK dan RAPBN 2019



Infografis: APBN untuk Asian Games XVIII



Aplikasi Satu DJA, Integrasi Seluruh Aplikasi DJA



Pemandangan Umum RUU APBN TA 2019 Beserta NK



Nota Keuangan dan RAPBN 2019



Sampaikan Untuk Perbaikan






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN




Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011