Bahan Internalisasi Penelaahan Pada Level Detil dan Penyusunan PM pada Tahap Alokasi Anggaran, dapat di-unduh di sini




Integrasi Aplikasi Pengelolaan Keuangan








Jakarta - Kementerian Keuangan menjadi pilot project penerapan sistem aplikasi keuangan tingkat instansi (SAKTI) tahun 2018. SAKTI adalah Sistem informasi keuangan yang mengintegrasikan berbagai aplikasi yang digunakan oleh satuan kerja (Satker). Dengan aplikasi ini, diharapkan akan terwujud pengelolaan keuangan negara yang profesional, transparan, dan akuntanbel.


Rencananya, penerapan piloting aplikasi SAKTI dilaksanakan pada beberapa Satker, antara lain pada seluruh kantor unit eselon 1 di lingkungan Kementerian Keuangan yang tidak memiliki kantor vertical; seluruh Satker pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan; khusus instansi Pajak dan Bea Cukai, hanya diterapkan pada kantor pusat dan beberapa kantor tertentu saja. Direktorat Jenderal Anggaran merupakan salah satu satker yang akan menerapkan piloting aplikasi SAKTI ini.

Untuk mempersiapkan penerapan piloting aplikasi SAKTI, Biro Perencanaan dan Keuangan, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan menyelenggarakan workshop persiapan aplikasi SAKTI di Jakarta, Selasa 16 Januari 2018. Jajaran Inspektur Inspektorat Jenderal, Sekretaris Ditjen, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM), Bendahara, dan seluruh operator aplikasi pengelolaan keuangan wilayah DKI Jakarta hadir dalam kegiatan ini.

"Perubahan aplikasi ini akan menuntut adanya change management, tidak hanya dari aplikasi yang digunakan namun juga mindset dan perilaku dari penguna aplikasi tersebut," tutur Sumiyati, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, membuka kegiatan workshop.

Pada acara tersebut, Halimah Pujiastuti, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, menegaskan bahwa tujuan dari penyelenggaraan workshop adalah memberikan pemahaman yang komprehensif yang mencakup latar belakang, bisnis proses, dan overview penggunaan aplikasi SAKTI. Halimah juga mengemukakan harapannya agar diperoleh pemahaman yang sama dalam pelaksanaannya nanti.

Sementara itu, Sudarto, Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan, Ditjen Perbendaharaan, sebagai salah satu narasumber, menjelaskan bahwa aplikasi SAKTI mengintegrasikan seluruh aplikasi satker yang digunakan saat ini, mulai dari tahap penyusunan anggaran sampai dengan pelaporan keuangan.

Untuk mendukung kelancaran penerapan aplikasi SAKTI, Kementerian Keuangan telah menyusun simplifikasi proses bisnis, produk hukum sebagai landasan, infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai. Harapannya, hasil dari pilot project ini akan memberikan hasil yang maksimal dan dapat diimplementasikan secara nasional diseluruh kementerian dan lembaga. (fds)


18/01/2018 16:37:10




Liputan


Reformasi Program Pensiun PNS



Tingkatkan Pemahaman Mitra Kerja melalui Bimbingan Teknis Sektoral



Kenali, Hindari, dan Laporkan



Dirjen Anggaran Tegaskan Peran APIP Dalam Pengawasan Pengelolaan PNBP



Evaluasi Kinerja Anggaran Untuk Memperbaiki Kinerja dan Alokasi Menuju Efisiensi



UU PNBP : Optimalisasi, Penyederhanaan, dan Tata Kelola



Sosialisasi Kebijakan Penganggaran dan Aplikasi SATUANGGARAN



UNDANG-UNDANG NOMOR 9 TAHUN 2018 TENTANG PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK



Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi



Jawaban Pemerintah Atas Pemandangan Fraksi-Fraksi Terhadap NK dan RAPBN 2019



Infografis: APBN untuk Asian Games XVIII



Aplikasi Satu DJA, Integrasi Seluruh Aplikasi DJA



Pemandangan Umum RUU APBN TA 2019 Beserta NK



Nota Keuangan dan RAPBN 2019



Sampaikan Untuk Perbaikan






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN




Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011