Sosialisasi Pokok-Pokok Perbaikan Tata Cara Revisi Anggaran TA 2018




Laporan Perkembangan Perekonomian Indonesia Bulan September 2017




Pertumbuhan ekonomi dan fundamental makro ekonomi yang kuat membuat peringkat Indonesia dalam Global Competitiveness Report 2017-2018 menapak ke peringkat 36 dari semula peringkat 41 (naik 14 peringkat dari posisi lima tahun lalu). Beberapa perbaikan yaitu 10 dari 12 kategori, termasuk kesehatan, pendidikan dasar, dan infrastruktur.

Selanjutnya, Bank Dunia melakukan rilis Indonesia Economic Quarterly edisi Oktober 2017. Dalam dokumen tersebut, revisi Anggaran tahun 2017 dan pemotongan suku bunga Bank Indonesia dinilai memberikan beberapa stimulus bagi perekonomian Indonesia, sehingga Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan PDB riil tahun 2017 sebesar 5,1 persen. Selain itu, Bank Dunia merilis juga World Development Report 2018: ‘Learning to Realize Education’s Promise’ pada September

Perkembangan perekonomian pada bulan September di Indonesia dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. ICP naik sebesar US$4,04 per barel dari US$48,43 pada bulan Agustus menjadi US$52,47 per barel pada bulan September sehingga rata-rata ICP s.d Septmber 2017 mencapai $48,9/barel.
  2. Lifting minyak Indonesia pada bulan Agustus mencapai 803,3 ribu barel per hari atau lebih tinggi dibandingkan bulan Juli yang mencapai 740,4 ribu barel per hari.
  3. Inflasi sebesar 0,13 persen (mtm) atau 2,66 persen (ytd) dan 3,72 persen (yoy), kelompok penentu terbesar nilai inflasi adalah yakni komponen administered price sebesar dan komponen volatile food;
  4. Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7- day RR Rate) pada bulan September 2017 setelah menurunkannya pada bulan Agustus 2017.
  5. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada bulan September 2017 bergerak relatif menguat dan secara rata-rata mencapai Rp13.306/US$ atau menguat dibandingkan bulan sebelumnya 0,29 persen (mtm);
  6. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada bulan September 2017 ditutup lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
  7. Pasar obligasi dalam negeri pada bulan September 2017 bergerak positif dengan harga SUN yang semakin naik dan yield semakin rendah seiring sentimen positif dari domestik.
  8. Di sektor perdagangan internasional, Nilai ekspor dan impor Indonesia pada bulan Agustus 2017 kembali mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai ekspor meningkat sebesar 11,73 persen atau mencapai US$15,21 miliar
Perkembangan ekonomi tersebut didukung perkembangan Realisasi APBN 2017 yakni Pendapatan Negara mencapai Rp1.099,3 triliun (63,3 persen terhadap APBNP) lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp1.082,6 triliun (60,6 persen terhadap APBNP).

Klik untuk mengunduh:
Laporan Perkembangan Perekonomian Indonesia Bulan September 2017


09/10/2017 14:47:12




Liputan


Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2017



Evaluasi Pelaksanaan Tugas DJA 2017 dan Penyerahan Penghargaan Kepada Pegawai DJA



Perspektif Faisal Basri atas Perkonomian Indonesia



Penyerahan Dokumen DIPA tahun 2018



PNBP AWARDS TAHUN 2017



Upaya Meningkatkan Kualitas Belanja Bidang Pendidikan



Tiga Dirjennya Bersinergi, Sri Mulyani : "Spektakuler !"



Sekilas Tentang Analisis Kebijakan Belanja Publik/Negara



Kemenkeu Menjawab Salah Info Soal RUU PNBP



Upaya DJA Mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi



SMK Sangkuriang I Cimahi Pelajari Pengelolaan Anggaran Negara



Kerja Bersama Mewujudkan Penganggaran yang Efisien dan Efektif



STIMIK ESQ Perdalam Pemahaman Pengelolaan Keuangan Negara



Sosialisasi Implementasi Segmen Akun Baru Dalam BAS



Budget Goes To Campus PKN STAN






 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN




Copyright 2011 Kementerian Keuangan RI - DJA - Pusintek - 2011 | Disarankan untuk menggunakan browser yang populer dan versi terbaru

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ini ditulis oleh R. Koswara Adisaputra, Alfa Andrew Jason Bulo untuk Kementerian Keuangan RI pada Agustus 2011